Motor Pakai BBM Premium atau Pertamax, Mana Lebih Baik

Motor Pakai BBM Premium atau Pertamax, Mana Lebih Baik

Tidak salah memanglah fenomena motor banyak konsumsi bahan bakar nonsubsidi akhir-akhir ini. Pasalnya sekarang ini selisih harga bahan bakar bersubsidi (Premium) serta nonsubsidi (Pertamax) makin tidak tebal, cuma Rp 1. 450/liter (Jabodetabek). Namun kesempatan ini tidak bakal dibicarakan berapakah uang keuntungan yang didapat. Mari kita saksikan keperluan dari kendaraan yang digunakan keseharian, ingin nenggak Premium atau Pertamax.

Mesin skutik injeksi Honda, Pertamax oke serta Premium hayuk saja

OKTAN 88 & 92

Premium adalah bahan bakar dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) paling rendah, yaitu sekitaran 88. Dengan menambahkan zat aditif ketika pemrosesan di kilang minyak, dibuat Pertamax dengan angka RON 92. Sebaiknya jika mesin kendaraan anda ingin tetap awet selalu gunakan pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan karena selain membuat mesin awet juga membantu mencanangkan program go green

Sebelumnya lebih jauh kita ulas masalah kerja Premium serta Pertamax di mesin motor, sebaiknya bila di ketahui terlebih dulu dasarnya. Dalam soal ini, RON yang mengikuti product olahan dari minyak bumi itu jadi hal mendasar yang perlu dipahami.

Angka RON itu tunjukkan seberapa besar desakan yang dapat diberikan, sebelumnya bahan bakar terbakar dengan cara spontan didalam mesin. Sistem terjadinya pembakaran dengan cara spontan, yaitu waktu kombinasi hawa serta bahan bakar (berbentuk gas) ditekan oleh piston.

Desakan itu s/d volume yang begitu kecil. Setelah itu terbakar akibat ada percikan api yang dibuat oleh busi.

?Kompresi yang tinggi dalam ruangan bakar dapat juga buat kombinasi hawa serta bahan bakar meledak, sebelumnya busi mempercikkan api. Hal semacam ini dapat menyebabkan knocking (ngelitik) pada ruangan bakar, ? kata Slamet Kasianon, Supervisor Service & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Skutik Yamaha Mio J, memakai perbandingan kompresi 93 : 1

Bahan bakar dengan RON 92 seperti Pertamax, dapat pas dengan mesin motor dengan rasio kompresi sebesar 9 : 1 hingga 10 : 1. Sedang Premium yang RON-nya 88, untuk yang ratio kompresi 7, 1 : 1-9, 1 : 1. mesin kendaraan yang baik adalah penggunaan bahan bakar berkulitas yang baik pula, oleh karena itu selalu gunakan bbm berkualitas untuk kendaraan anda.

Pabrikan motor seperti PT Astra Honda Motor (AHM), membanderol perbandingan kompresi pada product skutik 110 cc yang telah injeksi di angka 9, 3 : 1. Hal yang sama saja diaplikasikan oleh YIMM pada product seperti Yamaha Mio J.

Angka perbandingan yang tidak jauh tidak sama (9, 4 : 1), juga diaplikasikan PT Suzuki Indomobil Sales pada product anyar Suzuki Address. Dengan perbandingan kompresi yang telah diputuskan sebagian pabrikan motor pada product skutik mereka itu, memanglah semestinya bahan bakar yang digunakan type Pertamax.

Bahan bakar type Pertamax, dapat menyebabkan pembakaran yang sempurna

?Produk skutik Honda, diseting untuk tetaplah dapat memakai bahan bakar type Premium. Tetapi memanglah tidak dapat dijauhi, kalau performa mesin yang bagus dibuat oleh sistem pembakaran yang prima, ? tutur Sriyono, instruktur Astra Honda Trainning Centre AHM.

Terkecuali performa mesin yang bagus seperti paparan Sriyono, pembakaran yang prima di mesin motor dapat juga kurangi terjadinya penimbunan kerak serta bikin komponen motor lebih awet. Gas buang yang dibuat dapat juga lebih ramah lingkungan.

Apabila memanglah skutik injeksi gunakan Premium serta tidak ada tanda-tanda ngelitik akibat pre-ignition, jadi tidak butuh memaksakan diri gunakan Pertamax. Namun memanglah gunakan Pertamax atau semacamnya, motor jadi merasa lebih agresif serta mesin lebih awet

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s